Perbedaan kandungan gen dalam genom eukariotik berbeda dan pengertian “multigene family”

•September 25, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Perbedaan kandungan gen dalam genom eukariotik berbeda

dan pengertian “multigene family”

Nama: Fuad Muchasin
NIM: B1J006129
Kelas: A2
Email: fuad_mmsi@yahoo.co.id
Blog: http://advoo.wordpress.com
Topik : A2-AG5

Ada beberapa cara untuk mengkategorikan genus dari genom eukaryot.Sebuah metode yang mendasari klasifikasi bukan pada fungsi gennya,tetapi pada struktur dari protein spesifik.Sebuah molekul protein dibangun dari sebuah molekul domain,masing-masing memiliki fungsi biokimia.Contohnya adalah batangan seng yang satu dari beberapa domain yang memungkinkan protein mengikat molekul DNA.Setiap domain mempunyai karakteristik rangkaian asam amino,mungkin tidak sama bentuknya dari tiap contoh domain,namun cukup dekat dengan keberadaan domain khusus dipahami dengan pengujian rangkaian protein asam amino.Rangkaian protein asam amino dispesifikasikan dengan rangkaian nukleotida dari gen itu,sehingga kehadiran domain dalam protein bisa ditentukan dari rangkaian gen nukleotidayang mengkodekan protein tersebut.Gen dalam genom dapat dikategorikan menurut domain protein yang mereka spesifikasikan.Metode ini memiliki kelebihan yang bisa diaplikasikan untuk gen yang fungsinya tidak diketahui ,meliputi rangkaian gen yang lebih besar pada genom.Perencanaan klasifikasi didasarkan pada fungsi petunjuk yang semua eukariotikmemiliki dasar yang sama di kumpulan gen ,tetapi itu adalah spesies yang lebih kompleks memiliki nomor yang lebih besar pada gen ditiap kategori.Manusia yang memiliki beribu-ribu sel,memiliki lebih dari 250 gen untuk sel-sel member.Pada umumnya tipe analisa ini mendukung kesamaan diantara genom-genom,namun tidak menyatakan basis genetik dari keluasan jenis yang berbeda dari informasi biologi yang termasuk dalam genom-genom.

Gambar 2.8 Karyogram manusia

Gambar 2.9 Kategori katalog gen manusia

Gambar 3.0 gen a dan b globin pada manusia

Sejak baru-baru ini telah diketahui bahwa rangkaian DNA multigene families adalah kelompok dari gen yang identik /memiliki rangkaian yang sama,merupakan tampilan umum dari genom .Miswalnya setiap eukariot yang telah dipelajari,hampir sama bentuknya,namun eukariot ini merupakan bakteri yang paling sederhana dan memiliki penggandaan yang banyak dari gen untuk ribosomal RNA-s yang tidak ditandai.Dibuktikan degan genom manusia yang terdiri hampir dari 2000 gen untuk 5S rRNA,karena gen ini memiliki koefisien sedimentasi.Semua terletak di cluster tunggal pada kromosom satu dan terdapat sekitar 280 penggandaan dari pengulangan unit yang mengandung 28S,5,8S dan 18S rRNA,yang dikelompokkan menjadi 5 cluster dengan 50-70 penggandaan.Ribosomal RNA adalah komponen partikel yang bersintesis dengan protein yang disebut ribosom.Gen RNA merupakan famili yang simpel /famili multigen klasik yang setiap anggotanya memiliki rangkaian yang identik/hampir identik.Famili ini banyak dikembangkan dalam proses duplikat gen dengan rangkaian dari anggota individual tetap identik dengan proses evolusi.

Daftar Pustaka
Brown, T.A (2002) Speculation on the minimal genome content and the identity of distinctiveness genes in Genomes, 2nd ed.,
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?highlight=multigene&rid=genomes.section.5479#5504diakses tanggal 23 september 2008

Situs Terkait
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.figgrp.5489
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.figgrp.5292
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.figgrp.5505

Molekul quorum signal sebagai biosurfactan yang mempengaruhi pergerakan Rhizobium etli

•Mei 10, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

•Mei 10, 2008 • 1 Komentar

Pergerakan kelompok bakteri telah menjadi fenomena yang memungkinkan grup-grup bakteri untuk bergerak diatas permukaan yang padat dengan cepat dan teratur.Pada bakteri gram negatif quorum signal dicapai dengan cara AHLs.Fungsi AHL yaitu mengontrol pergerakan kelompok bakteri Rhizobium etli. Rhizobium etli merupakan anggota simbotik pada tumbuhan buncis pada umumnya.Pengatur utama kelompok Rhizobium etli adalah system cinIR Qs yang diaktifkan secara spesifik dalam pengelompokkan sel oleh spesies AHL dan AHL rantai panjang lainnya.Peranan rantai panjang AHL adalah sebagai ekspresi tingkat tinggi dari quorum signal.Sistemnya disebut cin dan rai,berperan langsung dalam pergerakan kelompok sel di permukaan dan menginduksi cairan yang mengalir dan dikenal sebagai aliran marangoni.Hasil ini menunjukkan secara langsung peranan molekul AHL rantai panjang sebagai biosurfactan. Molekul AHL secara luas dikenal sebagai molekul pemberi isyarat komunikasi di dalam sel .Populasi bakteri AHLs memiliki fungsi yang sangat unik yaitu acil-side rantai panjang yang menunjukkan aktifitas permukaan yang sesuai dengan konsentrasi biologi.Se cara sederhana,biosurfactan dikelompokkan ke dalam kelas: glikolipid,lipoprotein,fosfolipid,garam-garam asam lemak dan viosurfactan polimerik. Pentingnya biosurfactants meliputi peran surfactin untuk pendirian tubuh Bacillus dan serrawettin pada kelompok Serratia.

 

Nama : Fuad Muchasin

NIM : B1J006129

E-mail : Fuad_mmsi@yahoo.co.id

http://advoo.wordpress.com/

 

Quorum signal molecules as biosurfactants affecting swarming in Rhizobium etli

 

Halo dunia!

•Maret 23, 2008 • 1 Komentar

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!